This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 24 April 2011

Sebuah kisah Cinta Sejati

 Kisah nyata yg pernah terjadi di Bumi ini


Di malam yang sunyi, di dalam rumah sederhana yang tidak seberapa luasnya… seorang istri tengah menunggu kepulangan suaminya. Tak biasanya sang suami pulang larut malam. Sang istri bingung…. hari sudah larut dan ia sudah sangat kelelahan dan mengantuk. Namun, tak terlintas sedikitpun dalam benaknya untuk segera tidur dan terlelap di tempat tidur suaminya. Dengan setia ia ingin tetap menunggu… namun, rasa ngantuk semakin menjadi-jadi dan Sang suami tercinta belum juga datang.

Tak berapa lama kemudian….

seorang laki-laki yang sangat berwibawa lagi luhur budinya tiba di rumahnya yang sederhana.
Laki-laki ini adalah suami dari sang istri tersebut.
Malam ini beliau pulang lebih lambat dari biasanya, kelelahan dan penat sangat terasa.
Namun, ketika akan mengetuk pintu… terpikir olehnya Sang istri yang tengah terlelap tidur…. ah, sungguh ia tak ingin membangunkannya.
Tanpa pikir panjang, ia tak jadi mengetuk pintu dan seketika itu juga menggelar sorbannya di depan pintu dan berbaring diatasnya.
Dengan kelembutan hati yang tak ingin membangunkan istri terkasihnya, Sang suami lebih memilih tidur di luar rumah..
di depan pintu…
dengan udara malam yang dingin melilit…
hanya beralaskan selembar sorban tipis.
Penat dan lelah beraktifitas seharian, dingin malam yang menggigit tulang ia hadapi..
karena tak ingin membangunkan istri tercinta. Subhanallah…
Dan ternyata, di dalam rumah..
persis dibalik pintu tempat sang suami menggelar sorban dan berbaring diatasnya..
Sang istri masih menunggu, hingga terlelap dan bersandar sang istri di balik pintu.
Tak terlintas sedikitpun dalam pikirinnya tuk berbaring di tempat tidur, sementara suaminya belum juga pulang.
Namun, karena khawatir rasa kantuknya tak tertahan dan tidak mendengar ketukan pintu Sang suami ketika pulang, ia memutuskan tuk menunggu Sang suami di depan pintu dari dalam rumahnya.
malam itu… tanpa saling mengetahui, sepasang suami istri tersebut tertidur berdampingan di kedua sisi pintu rumah mereka yang sederhana… karena kasih dan rasa hormat terhadap pasangan.. Sang Istri rela mengorbankan diri terlelap di pintu demi kesetiaan serta hormat pada Sang suami dan Sang suami mengorbankan diri tidur di pintu demi rasa kasih dan kelembutan pada Sang istri.
dan Nun jauh di langit….
ratusan ribu malaikat pun bertasbih….
menyaksikan kedua sejoli tersebut…

SUBHANALLAH WABIHAMDIH

betapa suci dan mulia rasa cinta kasih yang mereka bina
terlukis indah dalam ukiran akhlak yang begitu mempesona…
saling mengasihi, saling mencintai, saling menyayangi dan saling menghormati…

Tahukah Anda… siapa mereka..?

Sang suami adalah Muhammad bin Abdullah, Rasulullah SAW dan Sang istri adalah Sayyidatuna Aisyah RA binti Abu Bakar As-Sidiq.
Merekalah sepasang kekasih teladan, suami istri dambaan, dan merekalah pemimpin para manusia, laki-laki dan perempuan di dunia dan akhirat.
Semoga rahmat ALLAH senantiasa tercurah bagi keduanya, dan mengumpulkan jiwa kita bersama Rasulullah SAW dan Sayyidatuna Aisyah RA dalam surgaNYA kelak.
dan Semoga ALLAH SWT memberi kita taufiq dan hidayah tuk bisa meneladani kedua manusia mulia tersebut.

Amiin…amiin ya rabbal’alamiin….
from : MAJELIS RATIB DAN MAULID HABIB ABU BAKAR BIN ALWI ALHABSY
Shared By Catatan Catatan Islami Pages

Kamis, 07 April 2011


Rabu, 06 April 2011

WANITA





KATAGORI RENUNGAN
Penulis : -

Wahai saudariku, Allah telah memuliakanmu dan mengangkat tinggi kedudukanmu, Ia menginginkan dirimu terpelihara dan terjaga dari tangan-tangan jahat yang ingin menjerumuskanmu ke lembah kehinaan dan memanfaatkan kelemahanmu, oleh karena itu, Ia menetapkan hukum dan peraturan yang dapat menjamin jatidirimu sebagai seorang wanita, karena engkau bukanlah laki-laki dan laki-laki juga bukanlah dirimu, Allah SWT berfirman: "� dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan�"(QS. 3:36) Allah memang menghendaki menciptakan ciptaan-Nya terdiri dari jenis laki-laki dan wanita, Ia berfirman: "Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah". (QS. 51:49) Keduanya diciptakan Allah dengan sifat dan karakter yang berbeda untuk saling melengkapi satu sama lain bukan saling berhadapan dan bersaing dalam kehidupan, wilayah peranmu berbeda dengan saudara kandungmu itu, semua itu Allah lakukan semata-mata demi menjadikanmu manusia yang terhormat, berwibawa dan mulia.

Wahai saudariku, aku ingin mengajakmu merenungkan beberapa hukum yang Ia syariatkan untukmu demi memelihara kemulian jatidirimu sebagai wanita.

Pertama, Allah menghalalkan kepadamu memperhias diri dengan perhiasan dari emas dan sutra murni yang Ia haramkan bagi kaum laki-laki, Rasulullah ` bersabda: "Kedua perhiasan ini (emas dan sutra murni) diharamkan bagi laki-laki dan dihalalkan bagi wanita" (HR. Ibnu Majah dari Ali bin Abi Thalib a.). Ia halalkan semua ini untukmu demi menjaga kecantikanmu dan sifatmu yang lembut.

Kedua, Sebaliknya, Allah mengharamkan segala sesuatu yang dapat menghilangkan sifat kewanitaanmu yang halus dan lembut itu baik dalam berpakaian, bertingkah dan perilaku yang menyerupai laki-laki, demikian juga laki-laki diharamkan menyerupai wanita dalam pakaian, gerak dan tingkah laku, karena hal itu tidak sesuai dengan jiwa dan tabiatnya. Rasulullah` bersabda: "Allah melaknati laki-laki memakai pakaian wanita dan wanita memakai pakaian laki-laki" (HR. Abu Daud dari Abu Hurairah ra.)

Ketiga, Allah melindungi kelemahanmu dan menempatkanmu selalu dalam naungan laki-laki, Ia tidak menuntutmu mencari penghidupan untuk memenuhi kebutuhanmu atau kebutuhan orang lain, tetapi kaum laki-lakilah yang Ia wajibkan memenuhi semua kebutuhan hidupmu, karena Ia tak ingin engkau bergulat dalam kehidupan demi sesuap nasi agar engkau tak terhina. Jika engkau seorang gadis, ayahmu dan saudara laki-lakimulah yang memenuhi kebutuhanmu, jika engkau seorang ibu, anakmu yang laki-laki yang dituntut menjamin kebutuhan hidupmu dan jika engkau seorang istri, suamimu yang harus bertanggung jawab atas semua kebutuhanmu, lalu jika tak ada seorangpun diantara mereka yang menjamin kebutuhan hidupmu maka Allah mewajibkan kepada pemerintah memenuhi semua hajat hidupmu yang asasi.

Keempat, Allah memerintahkan kepadamu menjaga pandanganmu terhadap lawan jenismu agar syetan tidak menjerumuskanmu kedalam kubangan yang hina. Allah lberfirman: "Katakanlah kepada wanita yang beriman:"Hendaklah mereka menahan pandangan mereka�" (QS. 24:31) Kelima, Allah memerintahkan kepadamu menjaga tubuhmu dari pelecehan tangan-tangan jahil dan penghinaan mata-mata yang usil dengan membalutnya dengan pakain mulia keculai muka dan telapak tanganmu. Allah berfirman: "�dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka.

Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedada mereka�"(QS. 24:31) Keenam, Allah memerintahkan kepadamu tidak menampakan perhiasanmu yang tersembunyi seperti rambut, leher, betis dan lengan tanganmu kecuali kepada suamimu, dan orang-orang yang termasuk mahram bagimu. Allahl berfirman yang artinya: "�dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita..." (QS. 24:31) Ketujuh, Allah memerintahakan kepadamu berjalan dengan santai dan berbicara dengan nada rendah sehingga engkau nampak berwibawa dan terhormat.

Allah berfirman: "�Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan..." (QS. 24:31) "�Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya�"(QS. 33:32) Kedelapan, Allah memerintahkan kepadamu menghindari segala sesuatu yang dapat menarik perhatian kaum laki-laki kepada dirimu dan tergoda dengan penampilanmu dengan mengikuti prilaku kaum jahiliyah pertama atau kaum jahiliyah abad ini.

Rasulullah ` bersabda: "Wanita yang memakai pafum lalu keluar dari rumahnya agar orang-orang mencium aromanya adalah penzina" (HR. Abu Daud) Kesembilan, Allah melarangmu berduaan dengan laki-laki selain suami dan mahrammu agar syetan tidak menjatuhkanmu ke jurang kehinaan. Rasulullah ` bersabda: "Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita dan janganlah pula ia pergi kecuali didampingi mahramnya" (Muttafaqun'alaih) Saudariku, jika engkau renungkan semua perintah Allah ini dengan hati nurani yang jernih dan jujur, maka engkau akan mendapatkan bahwa Allah sungguh telah menempatkan dirimu bagaikan intan mutiara yang tersimpan di tempat yang terjaga yang tidak boleh dijamah oleh tangan orang yang di hatinya ada penyakit, engkau adalah makhluk mulia dan terhormat di dalam Islam.

Selasa, 05 April 2011

RAHASIA AIR


≈ THE HIDDEN MESSAGE IN WATER ≈

“Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu

yang hidup.”
(QS.Al-Anbiya:30)

Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan

mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama
dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air.

Air murni dari mata air di Pulau

Honshu didoakan secara agama Shinto lalu didinginkan sampai -50C di
laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan
tinggi dan ternyata molekul air membentuk kristal segi 6 yang indah.
Percobaan
diulangi dengan membacakan kata,
“Arigato
(terimakasih)”
didepan botol air tadi dan kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan
huruf Jepang,
“Arigato”,
kristal membentuk dengan keindahan yang
sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “syaiton”,
kristal berbentuk buruk.
Diputarkan musik Symphony Mozart,
kristal muncul berbentuk bunga.
Ketika musik
heavy metal diperdengarkan,
kristal hancur.
Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” didepan
sebotol air,
kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya.
Dan
ketika dicoba dibacakan doa Islam,
kristal bersegi 6 dengan 5 cabang daun
muncul berkilauan. Subhanallah..

Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan

percobaan dengan air
di Swiss,Berlin,Prancis,Palestina.
Kemudian ia diundang ke Markas Besar PBB di New York
untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu.
Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata,
bisa “membaca”
tulisan, dan bisa “mengerti” pesan.

Dalam bukunya The Hidden Message

in Water,
Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan,
seperti pita magnetik atau compact disk.
Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, maka akan semakin dalam pesan tercetak di air.
Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit.
Dulu ini kita anggap musyrik atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata
molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya
merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.
Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air.
Tulang yang keras pun mengandung 22% air.
Air putih galon di rumah bisa setiap hari didoakan dengan khusyu' kepada Allah Ta'ala agar anak yang meminumnya shaleh, sehat, cerdas, suami yang meminum tetap setia, dsb. :D

Air tadi akan

berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah.
Dengan izin Allah Subhanahu wa Ta'ala, maka Insya Allah pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari.
Bila
air minum di suatu kota
didoakan dengan serius untuk keshalehan, Insya Allah semua penduduk
yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas.

Rasulullah
ï·º bersabda,
“Zamzam
lima
syuriba
lahu”,
“Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang
meminumnya.” Barangsiapa minum supaya kenyang, maka dia akan kenyang.
Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, maka dia akan sembuh. Subhanallah,.
maka pantaslah air zamzam begitu berkhasiat, karena dia menyimpan pesan doa jutaan
manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.

Bila kita renungkan berpuluh ayat Al-Quran tentang air,

kita akan tersentak
bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air bahwa air tidak
sekedar benda mati, tetapi juga merupakan menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan
sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia.

Islam adalah agama yang

paling melekat dengan air.
Shalat wajib perlu air wudhu 5x sehari.
Selesai haidh ataupun
bercampur suami istri wajib membersihkan diri dengan air.
Mati pun wajib dimandikan.
Tak ada agama
lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar. Tetapi kita
belum melakukan dzikir air.
Kita masih perlakukan air tanpa respec.
Kita buang
secara mubadzir bahkan kita cemari. Astaghfirullah..

Seorang ilmuwan Jepang telah merintis ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan

ini berdasarkan Al-Quran dan hadits.

Wallahu'alam

Bishowab.
sumber:sahabat-sahabat grup silaturahmi dan ukhwah



 

Kamis, 31 Maret 2011

terima kasih











DO'A2 DARI AL-QUR'AN
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku,
maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.
Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku,
maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku)
dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku,
agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
(Quran 2:186)
  • Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka (2:201)

  • Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir. (2:250)

  • Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. (2:286)

  • Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. (2:286)

  • Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (2:286)

  • Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia). (3:8)

  • Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (3:147)

  • Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. (3:192)

  • Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman”. (3:193)

  • Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. (3:193)

  • Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji. (3:194)

  • Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. (7:23)

  • Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu. (7:47)

  • Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya. (7:89)

  • Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu). (7:126)

  • Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir. (10:85-86)

  • Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan; dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit. (14:38)

  • Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini). (18:10)

  • Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (25:74)

  • Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala. (40:7)

  • Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam syurga yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (40:8)

  • Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman. (44:12)

  • Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang. (59:10)

  • Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali. (60:4)

  • Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (66:8)

dari berbagai sumber.

Senin, 28 Maret 2011



kita hanya istirahat sejenak..........untuk suatu perjalanan...dan mengakhiri perjalan untuk suatu penentuan...............dari sebuah perjalanan.....by@rif.org...gond.sllu

Kamis, 11 November 2010

curhat hati

“Janganlah menjadikan seseorang ragu terhadap janji Al lah, sebab sebelum terpenuhinya janji tersebut, walaupun pada saat yang sangat diperlukan. Karena meragukan janji Allah, akan menjadi sebab si hamba menjadi redup iman dan penglihatan mata hatinya, dan memadamkan cahaya jiwanya.”


"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebabkan kepada org-org sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kpd kami apa yg tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami"
(2:284-286)
 Ya Allah ampunilah dosa-dosaku,dosa mataku,dosa lisanku,dosa tanganku,dosa kakiku,dosa telingaku,dosa niatku,dosa pendengaranku,dosa akalku.La ila ha illa Anta,subhanaka innikuntuminazzalimin,